I Love U Mom…

Tepat tanggal 25 April ini mamaku berusia 50 tahun. Dini hari aku mengucapkan selamat ulang tahun ke beliau via sms dan tak disangka mama langsung membalasnya. “Ya, terimakasih”, hanya itu isi smsnya. Oh, betapa aku merindukan wajah teduh dan damai yang semakin hari dipenuhi gurat-gurat kehidupan di sana-sini. Aku sangat ingin sekali berada di sisinya pada saat ulang tahun emasnya ini. Tapi apa daya, aku ada di Bandung dan mama nun jauh di Pekanbaru.

Mama adalah segalanya dalam hidupku. Wajah, sifat dan karakter aku mirip sekali dengan mama. Bahkan body kami pun 11, 12 a.k.a hampir sama gedenya, hwehehe. Mama adalah ibu yang luar biasa bagiku dan anak-anaknya. Demokratis, bijaksana, kocak, cerewet, bahkan bisa dikatakan tomboy, itulah mamaku.

Hingga saat ini, aku tidak pernah melihat mama menangis. Pada saat pergi haji meninggalkan anak-anaknya, mamaku tidak menangis, malah papa yang nangis. Pada waktu pernikahan abangku, saat sungkeman, mama tidak menangis, lagi-lagi malah papa yang nangis. Pada saat melepas kepergianku pertama kali merantau ke Bandung, tak setitik air mata pun yang keluar dari matanya. Malah aku dan papa yang bertangis-tangisan (nangis bombay..hwehehehe). Entahlah, aku tidak mengerti kenapa mama tidak pernah menangis. Atau beliau hanya tidak ingin menunjukkan air matanya di depan orang lain.

Mama adalah Ratu dalam hidupku. Tak ada orang lain di dunia ini yang lebih mengerti aku selain mama. Bulan Februari lalu, aku berada pada masa yang paling krisis dalam hidupku. Mental dan fisikku anjlok karena suatu masalah. 4 hari 4 malam aku ga makan dan tidur. Pada hari keempat, akhirnya aku ceritakan masalahku ke mama. 

Awalnya mama mendengar ceritaku yang diiringi isak-tangis dengan seksama. Setelah selesai bercerita, mama ngomong gini, “Oh jadi berat kamu turun 4 kg dalam 4 hari karena ga makan-makan? Bagus nak, terusin aja mpe turun 10 kg biar kamu jadi langsing!”. Hwahahaha.. mama yang aneh. Bukan nyuruh anaknya makan, malah mendukung aksi mogok makanku. Hanya dengan berbicara via hp selama setengah jam, mama bisa membuat hidupku kembali normal seperti sedia kala.

Ada satu pesan yang hingga saat ini masih terngiang di telingaku, “Setiap manusia ujiannya hidupnya berbeda-beda. Kalo kamu mau naik kelas (iman) dengan nilai yang bagus, jalani ujian itu dengan sebaik-baiknya. Dan ingat, apabila kamu sudah sukses melalui ujian itu, ujian selanjutnya akan lebih berat. Itu lah hidup. Maka jalanilah hidup dengan sebaik-baiknya “.

Oh Mama I love U so Much. I Wish I was there right now..

 

Video Ultah Mama 2 tahun lalu :

(Kebetulan saat itu aku, abangku, istri dan anaknya pulang ke Pekanbaru)

 

My Mom Pic :

dsc00297with-my-momdsc00336dsc00018

sud-family5ryandmma-en-pa1

 

Lagu untuk Mama : 

 

(dv)

 

 

25/04/2009. Celotehku, My Video.

2 Comments

  1. Rahmat Miftahul Habib replied:

    O jadi vid nya itu buat kado ya? :)

    “Devi : Hehehe.. Iyah.. =)”

  2. avartara replied:

    Met Ultah tante,… maaf telat neh,…. tapi ga papa lah ya,… walau belum pernah ketemuan ama tante,.. tapi dari cerita devi saya yakin tante adalah wanita luar biasa. Moga panjang umur dan sehat selalu.

    “Devi : Amin. Makasih ya bang. Ntar salamnya Devi sampein ke mama ^_^”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback URI

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.